2.1 Pengertian Jenis Sekuritas
Dokumen jurnal pribadi di blog ini dapat diakses secara terbuka oleh publik,bukan merupakan rekomendasi maupun saran investasi. Trading memiliki risiko tinggi, setiap keputusan transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan fundamental dan likuiditas global.
2.1 Pengertian Jenis Sekuritas
Sekuritas (Securities) adalah instrumen keuangan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan sesuai dengan karakteristik dan aturan yang berlaku.
Dalam Security Analysis, memahami jenis sekuritas merupakan langkah penting karena setiap sekuritas memiliki karakteristik, sumber return, tingkat risiko, hak pemegang, dan mekanisme perdagangan yang berbeda.
2.1.1 Mengapa Jenis Sekuritas Perlu Dipahami?
Investor tidak dapat menggunakan metode analisis yang sama untuk semua sekuritas. Saham, obligasi, derivatif, dan instrumen lainnya memiliki struktur serta faktor penggerak nilai yang berbeda.
Oleh karena itu, sebelum melakukan analisis, investor perlu mengetahui terlebih dahulu jenis sekuritas yang sedang dianalisis.
2.1.2 Klasifikasi Utama Sekuritas
Secara umum, sekuritas dapat dikelompokkan berdasarkan karakteristik hak, kewajiban, dan sumber return.
- Equity Securities — instrumen yang memberikan kepemilikan atau klaim terhadap ekuitas suatu perusahaan.
- Debt Securities — instrumen yang menunjukkan adanya kewajiban pembayaran dari penerbit kepada pemegang.
- Money Market Securities — instrumen keuangan jangka pendek yang umumnya memiliki jatuh tempo relatif pendek.
- Derivatives — kontrak yang nilainya berasal dari aset atau variabel yang mendasarinya.
- Hybrid Securities — instrumen yang memiliki karakteristik gabungan antara utang dan ekuitas.
- Collective Investment Securities — instrumen yang memberikan kepemilikan atau partisipasi terhadap portofolio aset yang dikelola secara kolektif.
2.1.3 Sekuritas dan Pasar Sekunder
Setelah diterbitkan, banyak sekuritas dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Pada pasar ini, investor membeli dan menjual sekuritas yang sebelumnya telah diterbitkan.
Penerbitan Sekuritas → Investor → Pasar Sekunder → Investor Lain
Harga sekuritas di pasar sekunder dapat berubah berdasarkan kondisi pasar, informasi baru, ekspektasi investor, risiko, likuiditas, dan faktor fundamental.
2.1.4 Karakteristik yang Dianalisis
Dalam Security Analysis, setiap jenis sekuritas dapat dianalisis berdasarkan beberapa karakteristik utama.
| Karakteristik | Pertanyaan Analisis |
|---|---|
| Return | Dari mana keuntungan investor berasal? |
| Risk | Apa risiko utama yang dapat menyebabkan kerugian? |
| Liquidity | Seberapa mudah sekuritas diperdagangkan? |
| Maturity | Apakah memiliki tanggal jatuh tempo? |
| Ownership | Apakah memberikan hak kepemilikan? |
| Cash Flow | Bagaimana dan kapan investor menerima arus kas? |
| Market Price | Bagaimana harga terbentuk di pasar? |
2.1.5 Hubungan Jenis Sekuritas dengan Security Analysis
Jenis sekuritas menentukan pendekatan analisis yang digunakan.
Contohnya, analisis saham banyak berfokus pada kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan arus kas serta estimasi nilai intrinsiknya.
Analisis obligasi lebih banyak memperhatikan kemampuan penerbit membayar bunga dan pokok, struktur jatuh tempo, serta risiko kredit.
Sementara itu, analisis derivatif juga perlu mempertimbangkan aset dasar, volatilitas, waktu, dan struktur kontrak.
2.1.6 Poin Penting
- Sekuritas merupakan instrumen keuangan yang memiliki nilai ekonomi.
- Setiap jenis sekuritas memiliki karakteristik yang berbeda.
- Return dan risiko berbeda untuk setiap jenis sekuritas.
- Banyak sekuritas dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
- Jenis sekuritas menentukan metode analisis yang relevan.
Kesimpulan
Memahami jenis sekuritas merupakan dasar sebelum melakukan Security Analysis. Investor perlu mengetahui struktur, hak, sumber return, risiko, likuiditas, dan mekanisme perdagangan dari suatu sekuritas sebelum menilai apakah sekuritas tersebut menarik untuk dianalisis atau dimiliki.